jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Persoalan sampah di Bandung Raya tidak hanya berkaitan dengan tempat pembuangan akhir (TPA).
Masalah juga muncul sejak sampah dihasilkan dari rumah warga, mulai dari jadwal pengangkutan hingga kejelasan proses setelah sampah dibawa petugas.
Kondisi tersebut mendorong munculnya layanan pengangkutan sampah berbasis digital PastiKlola di Bandung Raya.
Layanan yang dikembangkan Gemilang Integrated Facility Service (GIFS) itu resmi diperkenalkan di Kota Bandung bertepatan dengan momentum World Cleanup Day 2026.
Bandung dipilih sebagai kota pertama di luar Daerah Istimewa Yogyakarta yang menjadi lokasi ekspansi PastiKlola.
Kehadiran layanan ini menyasar persoalan yang cukup dekat dengan aktivitas warga sehari-hari, yakni memastikan sampah rumah tangga terangkut secara rutin tanpa harus bergantung pada sistem manual.
Melalui aplikasi PastiKlola, pelanggan dapat mendaftarkan layanan, menentukan jadwal penjemputan, mengubah jadwal, hingga memantau keberadaan transporter secara real-time.
Sistem pembayaran juga dilakukan secara non-tunai dengan pilihan prabayar maupun pascabayar. Dukungan pelanggan tersedia selama 24 jam.



















.jpeg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















