Sembilan Bulan di Hutan Irian Barat, Kisah Veteran Perintis Kemerdekaan Hendrik Unwaru

3 days ago 4

Senin, 17 Agustus 2026 – 16:40 WIB

Sembilan Bulan di Hutan Irian Barat, Kisah Veteran Perintis Kemerdekaan Hendrik Unwaru - JPNN.com Jatim

Perintis kemerdekaan dan veteran perang Hendrik Unwaru (kiri) saat menceritakan perjalanannya membela NKRI di Irian Barat. Foto: Arry Saputra/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Usianya kini 86 tahun. Namun, ingatan Hendrik Adolf Unwaru tentang masa perjuangan di Irian Barat masih begitu kuat.

Perwakilan Veteran Perintis Kemerdekaan itu kembali mengisahkan pengalaman yang dijalaninya ketika bertugas di wilayah yang kini dikenal sebagai Papua. Bukan cerita tentang kenyamanan. Hendrik mengenang bagaimana dirinya bersama rekan-rekannya harus bertahan hidup di tengah hutan selama berbulan-bulan.

Mereka tidak mendapatkan makanan kaleng atau perbekalan layaknya pasukan yang berada di basis. Untuk bertahan hidup, mereka mengandalkan apa yang tersedia di alam.

"Urip-urip dewe. Tidak dikasih apa-apa, demi Allah ini. Tidak ada makanan kaleng," kenang Hendrik kepada JPNN.com, Minggu (16/8).

Ikan menjadi salah satu sumber makanan mereka. Ketika air laut surut, kerang dan berbagai hasil laut lainnya dikumpulkan untuk kemudian disantap.

Kehidupan di hutan itu berlangsung berbulan-bulan. Hendrik menyebut mereka berada di sana sejak Januari hingga September.

Selama berada di tengah hutan, tugas mereka bukan semata-mata terlibat dalam pertempuran terbuka. Mereka menjalankan misi untuk mengacaukan situasi dan mengganggu konsentrasi pasukan Belanda.

Wilayah Irian Barat yang luas membuat Belanda harus mengerahkan kekuatan militer untuk memantau pergerakan pasukan Indonesia.

Veteran 86 tahun Hendrik Adolf Unwaru mengenang perjuangan di Irian Barat, bertahan berbulan-bulan di hutan tanpa makanan kaleng dan mengandalkan hasil alam.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |