jateng.jpnn.com, SEMARANG - Fakta baru mencuat dalam sidang dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Kamis (30/7).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar mengaku telah menerima informasi mengenai adanya arahan agar PT Raja Nusantara Berjaya dipilih sebagai penyedia jasa tenaga alih daya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Saat memberikan kesaksian di hadapan majelis hakim yang diketuai Rightmen Situmorang, Yulian menyebut dirinya bahkan sudah mengetahui perusahaan tersebut merupakan milik keluarga bupati sebelum proses pengadaan berlangsung.
"Sudah diberi masukan. Tidak etis, rawan kepentingan," ujar Yulian di persidangan.
Menurut dia, peringatan tersebut diterimanya sebelum proses pengadaan dilakukan. Selain itu, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pekalongan juga sempat melaporkan adanya permintaan agar PT Raja Nusantara Berjaya dipilih melalui mekanisme e-katalog.
Yulian juga mengungkapkan pernah bertemu dengan wakil direktur PT Raja Nusantara Berjaya. Dalam pertemuan itu, kata dia, disampaikan bahwa kemenangan perusahaan sebagai penyedia jasa tenaga alih daya merupakan perintah dari "bos".
Kesaksian senada disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan Susanto Widodo.
Susanto mengaku menerima arahan untuk memenangkan perusahaan tersebut melalui Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Pekalongan. Arahan itu disebut sebagai "perintah ibu".



















.jpeg)














:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)

