Terminal Cicaheum Ditutup, Pakar ITB Nilai Pemindahan ke Leuwipanjang Terlalu Terburu-buru

1 hour ago 2

Minggu, 31 Mei 2026 – 19:00 WIB

Terminal Cicaheum Ditutup, Pakar ITB Nilai Pemindahan ke Leuwipanjang Terlalu Terburu-buru - JPNN.com Jabar

Suasana di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, bus-bus masih bertahan, meski sudah ada sosialisasi pemindahan layanan penumpang ke Terminal Leuwipanjang, Jumat (29/5/2026). Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, BANDUNG - Aktivitas angkutan umum di Terminal Cicaheum resmi dihentikan.

Seluruh layanan angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) kini dialihkan ke Terminal Leuwipanjang.

Kebijakan tersebut merupakan bagian dari proyek strategis pembangunan Bus Rapid Transit (BRT).

Lahan Terminal Cicaheum nantinya akan difungsikan sebagai depo bus modern untuk mendukung sistem transportasi massal di kawasan Bandung Raya.

Pakar Transportasi ITB, Sony Sulaksono menilai, langkah pemindahan terminal antarkota dari Cicaheum ke Leuwipanjang sudah tepat.

Menurutnya, keberadaan terminal kota antarkota memang tidak ideal berada di pusat kota.

"Kalau menurut saya, memang namanya bus antarkota, karena studinya tidak boleh di pusat kota ya. Jadi, pemindahan ini sudah benar ya, karena jadinya si bus-bus antarkota itu lebih mendekati jalur tol, memang seharusnya seperti itu," kata Sony, Sabtu (30/5/2026).

Meski mendukung kebijakan tersebut, Sony menilai proses pemindahan dilakukan terlalu cepat.

Pakar Transportasi ITB mengomentari pemindahan pelayanan bus dari Terminal Cicaheum ke Leuwipanjang untuk proyek bus BRT Bandung Raya.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |