jatim.jpnn.com, PONOROGO - Polres Ponorogo menyelidiki kasus pencurian trafo listrik milik PLN di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, setelah perangkat tersebut hilang diduga dibongkar empat pelaku yang menyamar sebagai petugas.
Kapolsek Slahung AKP Pitoyo mengatakan kasus tersebut kini ditangani Unit Reserse Kriminal Polres Ponorogo. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah temuan di lokasi.
"Dalam olah TKP masih ditemukan beberapa komponen trafo yang tertinggal di lokasi," kata Pitoyo, Sabtu (5/9).
Menurut dia, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta menelusuri keberadaan para pelaku. Pencurian diketahui setelah warga mendapati trafo yang sebelumnya terpasang di tiang listrik sudah tidak ada.
Sejumlah komponen trafo juga ditemukan tercecer di sekitar tiang listrik. Temuan tersebut diduga merupakan bagian dari perangkat yang dibongkar pelaku.
Kepala Desa Tugurejo Siswanto mengatakan laporan mengenai hilangnya trafo pertama kali diterima dari warga.
"Awalnya dapat laporan dari warga, setelah dicek memang benar trafo tersebut hilang," ujar Siswanto.
Sejumlah warga sempat melihat aktivitas beberapa orang di sekitar lokasi ketika aksi tersebut berlangsung. Namun, mereka tidak menaruh curiga karena mengira orang-orang tersebut merupakan petugas PLN yang sedang melakukan perbaikan jaringan listrik.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















