Uang Primer Tumbuh Subur, BI Komitmen Jaga Kecukupan Likuiditas Pasar

1 day ago 11

Uang Primer Tumbuh Subur, BI Komitmen Jaga Kecukupan Likuiditas Pasar

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan paparan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu (19/8/2026). ANTARA/Bayu Saputra

jpnn.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas uang primer atau base money (M0) mengalami pertumbuhan positif sebesar 18,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026.

Berdasarkan data terbaru Bank Indonesia (BI), pertumbuhan uang primer pada Juli 2026 ini utamanya ditopang oleh komponen giro bank umum di [BI] yang melesat hingga 22,4 persen (yoy), serta pertumbuhan uang kartal sebesar 15,1 persen (yoy)

Berdasarkan komponennya, pertumbuhan M0 bulan Juli terutama dipengaruhi oleh giro bank umum di Bank Indonesia yang tumbuh sebesar 22,4 persen (yoy) dan uang kartal yang tumbuh sebesar 15,1 persen (yoy).

"Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M0 pada Juli 2026 dipengaruhi oleh operasi moneter Bank Indonesia dan ekspansi operasi keuangan pemerintah," kata Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI di Jakarta, Rabu.

Sejalan dengan itu, uang beredar dalam arti luas (M2) pada Juni 2026 tumbuh sebesar 8,7 persen (yoy).

Dari faktor yang memengaruhi, pertumbuhan M2 terutama dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

"Ke depan, berbagai upaya penguatan untuk menjaga kecukupan likuiditas pasar uang, perbankan, dan perekonomian akan terus ditempuh sehingga dapat menjaga stabilitas dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi," ujar Destry.

Destry juga menyampaikan intermediasi perbankan juga terus naik, dengan didukung ketahanan perbankan yang terjaga.

BI melaporkan likuiditas uang primer atau base money (M0) mengalami pertumbuhan positif sebesar 18,3 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada Juli 2026.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |