jatim.jpnn.com, SURABAYA - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya memberikan relaksasi akademik bagi mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi magnitudo 7,7.
Berdasarkan pendataan kampus, terdapat 108 mahasiswa Untag Surabaya yang berasal dari NTT. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 mahasiswa terdampak langsung bencana.
Rektor Untag Surabaya Dr Harjo Seputro mengatakan relaksasi diberikan agar mahasiswa terdampak tidak terbebani persoalan administrasi maupun proses pembelajaran selama menghadapi kondisi darurat.
“Dari pendataan kami sampai dengan jam 12 tadi, ada 108 mahasiswa yang berasal dari NTT. Dari 108 itu, ada 58 yang secara langsung terdampak, kemudian perlu kami beri relaksasi untuk administrasi akademik,” kata Harjo, Rabu (19/8).
Salah satu bentuk relaksasi yang diberikan berupa penundaan pembayaran biaya Kartu Rencana Studi (KRS) hingga akhir Oktober. Mahasiswa terdampak tetap diperbolehkan melakukan KRS meskipun belum menyelesaikan pembayaran.
“Relaksasinya adalah kita lakukan penundaan pembayaran sampai dengan akhir Oktober. Jadi, tanpa bayar pun mereka masih bisa melakukan KRS,” ujarnya.
Selain persoalan administrasi, kampus juga memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran.
Dari 58 mahasiswa yang terdampak langsung, sebanyak 36 mahasiswa membutuhkan relaksasi dalam mengikuti perkuliahan. Mereka akan difasilitasi mengikuti pembelajaran secara daring melalui Learning Management System (LMS).








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5930742/original/008593800_1778828325-Gemini_Generated_Image_71yitq71yitq71yi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312520/original/061784600_1785502919-SaveInta.com_762864197_17983759941020020_4132949531562319994_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5945506/original/001671800_1778842464-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_15.30.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462119/original/028522100_1767506156-20260104AA_Persija_vs_Persijap-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4912942/original/090478700_1723120672-Latihan_Timnas_Indonesia_U-17_3.JPG)
