jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Jagat media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi yang menyebut bahwa jalur pendakian Gunung Merapi telah dibuka kembali setelah delapan tahun ditutup.
Informasi tersebut disambut oleh banyak warganet yang ingin kembali mendaki gunung yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah itu.
Menanggapi kabar yang meresahkan tersebut, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) memberikan klarifikasi tegas bahwa status pendakian hingga saat ini masih ditutup.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Heri Wibowo memastikan bahwa informasi mengenai pembukaan kembali jalur pendakian adalah tidak benar.
Menurutnya, kebijakan penutupan jalur pendakian telah diberlakukan sejak Mei 2018 dan masih berlaku hingga saat ini.
Penegasan ini dikeluarkan mengingat masih tingginya aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang berstatus waspada hingga siaga.
Heri menjelaskan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama.
"Kegiatan pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan upaya mitigasi bencana," ujar Heri dalam keterangan, Senin (29/6/2026).
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
