Walhi Jatim Soroti Kebakaran TPA Benowo, Sebut Jadi Alarm Buruknya Tata Kelola Sampah

1 hour ago 3

Rabu, 22 Juli 2026 – 19:37 WIB

Walhi Jatim Soroti Kebakaran TPA Benowo, Sebut Jadi Alarm Buruknya Tata Kelola Sampah - JPNN.com Jatim

Kebakaran hebat melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo Surabaya, Minggu (19/7) malam. Peristiwa itu membakar 900 meter persegi lahan sampah. Foto: 112

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Timur menilai kebakaran yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Benowo, Surabaya, tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa.

Lembaga tersebut menyebut peristiwa itu menjadi alarm atas persoalan tata kelola sampah yang dinilai belum dibenahi secara menyeluruh.

Direktur Eksekutif Walhi Jatim Pradipta Indra Ariono mengatakan kebakaran di TPA Benowo menunjukkan masih adanya persoalan mendasar dalam sistem pengelolaan sampah.

"Kebakaran yang terjadi di TPA Benowo, Kota Surabaya tidak bisa lagi hanya dilihat sebagai insiden biasa," kata Pradipta, Rabu (22/7).

Menurut dia, TPA Benowo merupakan salah satu fasilitas pengelolaan sampah terbesar di Indonesia yang juga dilengkapi Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).

Namun, kebakaran yang menghanguskan sekitar 900 meter persegi area tumpukan sampah tersebut dinilai menjadi indikator bahwa sistem pengelolaan sampah masih menyimpan berbagai risiko.

"Peristiwa kebakaran ini menunjukkan kegagalan dalam proses penanganan sampah yang berakibat pada keselamatan masyarakat sekitar," ujarnya.

Walhi menilai pemerintah daerah seharusnya tidak lagi mengandalkan sistem open dumping dalam pengelolaan sampah sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Walhi Jawa Timur menilai kebakaran TPA Benowo Surabaya menjadi alarm buruknya tata kelola sampah. Pemprov Jatim didesak mengevaluasi sistem open dumping.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |