3 Tradisi Sebelum Ramadhan di Setiap Daerah

1 month ago 19
3 Tradisi Sebelum Ramadhan di Setiap Daerah Padusan di Yogyakarta. Foto: X

BANGSAONLINE.com tinggal menghitung hari, umat muslim ramai menyambut bulan yang suci ini. Cara menyambut yang dilakukan umat muslim di seluruh Indonesia pun berbeda-beda. Mereka memiliki cara tersendiri yang unik dan tradisional.

Berikut adalah 3 tradisi yang dilakukan umat muslim di seluruh Indonesia untuk menyambut .

Baca Juga: Pastikan Harga Pokok Stabil, Satgas Pangan Pasuruan Gelar Sidak ke Pasar Jelang Ramadhan

- Nyorog di Jakarta

Tradisi nyorog merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat asli Jakarta, khususnya bagi Suku Betawi. Dalam tradisi ini, mereka akan membagikan makanan kepada anggota keluarga yang sudah tua seperti orang tua kandung maupun mertua. Tidak hanya anggota keluarga, mereka juga akan membagikan makanan kepada tokoh daerah setempat. Tradisi ini pun tidak semata-mata membagikan makanan, tetapi juga memiliki tujuan untuk menjaga silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan antar sesama.

- Padusan di Yogyakarta

Baca Juga: Batas Sahur saat Imsak atau Adzan Subuh? Begini Penjelasan MUI

Padusan dalam Bahasa Jawa memiliki arti padus atau mandi. Padusan sendiri adalah tradisi yang dilakukan untuk menyucikan diri dan membersihkan jiwa raga khusus untuk menyambut datangnya bulan suci . Tujuan dilakukannya tradisi tersebut adalah untuk melakukan introspeksi diri agar dapat fokus menjalankan ibadah di Bulan .

- Meugang di Aceh

Tradisi meugang atau haghi mamagang ini telah dilakukan oleh masyarakat Aceh sejak zaman Kerajaan Aceh Darussalam di abad ke-14. Kegiatan yang dilakukan dalam tradisi tersebut adalah kegiatan memasak daging sapi, kambing, atau kerbau tepat satu hari sebelum . Olahan masakan tersebut kemudian akan dimakan bersama anggota keluarga, terkadang juga dibagikan kepada anak yatim piatu.

Baca Juga: Pasar Tanah Abang Ramai Pengunjung Jelang Ramadhan

Itulah tiga kegiatan menyambut ramadhan yang masih tradisional namun memiliki nilai yang penting bagi masyarakat di setiap daerah di Indonesia. (mg5)

Sumber: Kemenparekraf

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |