jpnn.com - Menangnya di Miami, pestanya di Times Square, New York: hampir 2.000 km jauhnya.
Saya sampai sulit menuju hotel di pojokan Times Square itu. Padat. Riuh. Lautan kaus kuning.

Brasil tidak hanya menang 3-0 atas Skotlandia. Brasil sukses besar melewati babak pertama Piala Dunia. Bobotohnya pesta di mana-mana.
Tadi malam itu saya pilih kembali ke Times Square naik kereta bawah tanah. Agar cepat sampai. Lebih cepat daripada naik taksi atau Uber. Pun bila diantar Lia pakai mobilnyi. Sekalian ingin tahu apakah ada "kemajuan" di sistem kereta bawah tanah di New York.
Ada. Sedikit. Keretanya lebih bersih. Tidak ada lagi coretan-coretan cat pilox warna warni yang ruwet. Tidak ada lagi sampah. Tapi selebihnya masih sama. Suara gesekan roda dengan relnya yang bising, stasiunnya yang kusam, tidak adanya eskalator, tangga naik turun di stasiunnya yang sempit.
Setelah terbiasa naik kereta bawah tanah di Tiongkok yang serba digital, terasa sekali saya seperti memasuki masa lalu nan jauh.
Sambil menunggu di pinggir rel, bayangan saya langsung ke kejahatan rasial: seorang Tionghoa didorong jatuh ke rel dan dilindas kereta. Copet. Pumukulan. Tapi sekarang sudah lebih aman.

.jpeg)

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)