jatim.jpnn.com, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menutup panti asuhan tempat pencabulan anak disabilitas. Hal itu dilakukan setelah tempat tersebut diketahui tidak mengantongi izin.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan telah bertemu dengan pihak pengelola. Yayasan tersebut mengaku tahu perihal perizinan panti asuhan.
"Saya menanyakan, ibu ketika membuat yayasan ini tahu tidak bahwa harus ada perizinan yang dipenuhi? Mereka menyampaikan tahu,” kata Antiek saat dikonfirmasi, Jumat (21/8).
Antiek menyebut pihak yayasan panti asuhan mengakui belum mengurus perizinan ke Pemkot Surabaya. Pengelola beralasan ingin mengembangkan dulu tempat tersebut.
“(Bertanya lagi) 'ibu sudah melakukan proses pendaftaran yayasannya?' Ternyata belum mendaftar yayasannya ke Dinsos itu dengan alasan masih mencoba berkembang dulu,” jelasnya.
Pemkot Surabaya pun memutuskan untuk menutup tempat tersebut karena telah melanggar izin. Selain itu, anak pemilik juga terbukti telah melakukan pencabulan ke penghuni panti.
"Pertama adalah menutup karena tidak memiliki izin. Kedua ada kasus, di situ terjadi tindak pidana sehingga kami meminta untuk melakukan penutupan," ujarnya.
Dinsos Surabaya juga telah meminta kepada panti asuhan untuk segera melepaskan atribut yang menempel. Dia juga mengingatkan agar penghuni dipulangkan.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5936740/original/045917400_1778834043-Nova.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5930742/original/008593800_1778828325-Gemini_Generated_Image_71yitq71yitq71yi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9312520/original/061784600_1785502919-SaveInta.com_762864197_17983759941020020_4132949531562319994_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5462119/original/028522100_1767506156-20260104AA_Persija_vs_Persijap-12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5945506/original/001671800_1778842464-WhatsApp_Image_2026-05-15_at_15.30.11.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4912942/original/090478700_1723120672-Latihan_Timnas_Indonesia_U-17_3.JPG)
