CommuniAction Dorong Generasi Muda Jadi Konten Kreator yang Bertanggung Jawab

2 weeks ago 4

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong generasi muda untuk memanfaatkan ruang digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan anak di ruang digital. Foto dok Kemkomdigi

jpnn.com, MALANG - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mendorong generasi muda untuk memanfaatkan ruang digital secara positif, kreatif, dan bertanggung jawab, sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pelindungan anak di ruang digital.

Hal tersebut disampaikan Direktur Informasi Publik Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Ditjen KPM) Kemkomdigi, Nursodik Gunarjo, saat membuka kegiatan CommuniAction Malang bertema “Anak di Dunia Digital: Aman atau Sekadar Diawasi?” yang digelar di Kota Malang, Kamis (12/2).

Ruang digital, kata Nursodik, memberikan peluang besar bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk belajar, berekspresi, dan berkembang. Namun, di sisi lain juga memiliki berbagai risiko.

“Tetapi di dalamnya juga terdapat tantangan seperti perundungan siber, eksploitasi online, paparan konten berbahaya, dan penyalahgunaan data pribadi,” kata Nursodik.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi anak di ruang digital, lanjutnya, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi langkah penting, namun implementasi perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi lintas sektor, peningkatan kapasitas teknis, serta komunikasi publik yang responsif dan adaptif.

“Regulasi saja tidak cukup. Kami membutuhkan kolaborasi lintas sektor, kapasitas teknis yang kuat, serta komunikasi publik yang responsif, kreatif, dan berdampak,” seru Nursodik.

Meski sudah ada PP Tunas, namun kata Nursodik, implementasi aturan pelindungan anak itu memerlukan kolaborasi lintas sektor, kapasitas teknis yang tinggi, serta pendekatan komunikasi publik yang responsif, inovatif, dan berbasis data.

Kementerian Komdigi ingin mewujudkan komunikasi publik terkait pelindungan anak yang berbasis data, cepat tanggap, dan berdampak di tengah dinamika isu digital.

Read Entire Article
Kabar berita |