Cuma 40 Tusuk Sehari, Sate Sineret Hadori Jadi Rebutan Pencinta Kambing

2 weeks ago 8

Kamis, 12 Februari 2026 – 17:10 WIB

Cuma 40 Tusuk Sehari, Sate Sineret Hadori Jadi Rebutan Pencinta Kambing - JPNN.com Jabar

Sate kambing di warung sate Hadori, Jalan Natuna, Kota Bandung. Foto: Nur Fidhiah Shabrina/JPNN.com

jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Aroma asap tipis mengepul dari bara arang yang menyala pelan, menyelimuti potongan daging kambing yang ditusuk rapi di atas perapian.

Di antara banyak ragam sate di Nusantara, sate sineureut hadir dengan kualitas daging yang lebih premium.

Sate Hadori, salah satu warung legendaris di Kota Bandung, punya varian sate sineureut yang jadi primadona.

Uniknya, tak semua pelanggan bisa mencicipi jenis sate ini, karena keterbatasan bahan baku.

Owner Sate Hadori, Ita Sukamawati, mengatakan, sate sineureut adalah menu spesial yang warungnya miliki sejak tahun 1940.

Sate sineureut terasa spesial karena menggunakan daging kambing has dalam (bagian bawah punggung).

Bagian ini membuat tekstur daging jauh lebih empuk daripada lainnya.

"Sineureut itu bagian has dalam, jadi dia bagian paling empuk," kata Ita saat ditemui di Warung Sate Hadori, Jalan Naripan, Kota Bandung.

Sate sineureut Hadori Bandung jadi primadona. Pakai has dalam, super empuk, hanya 40-50 tusuk per hari dan wajib waiting list sebelum datang.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jabar di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |