jatim.jpnn.com, TULUNGAGUNG - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung merekomendasikan penghentian sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pakisrejo 1.
Rekomendasi tersebut disampaikan setelah muncul dugaan gangguan kesehatan yang dialami sejumlah siswa SMKN 1 Boyolangu setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Tulungagung Aris Setiawan mengatakan pihaknya telah melakukan survei epidemiologi terhadap siswa yang mengalami keluhan.
"Hasil survei menunjukkan keluhan yang muncul umumnya berupa mual, nyeri perut dan diare," kata Aris di Tulungagung, Sabtu (19/9).
Menurut Aris, keluhan tersebut rata-rata mulai dirasakan pada malam hari atau lebih dari lima jam setelah siswa mengonsumsi makanan yang dibagikan pada siang hari.
Dinkes kemudian melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab gangguan kesehatan tersebut.
Petugas mengamankan sampel makanan yang dikonsumsi siswa dan mengirimkannya ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya untuk pemeriksaan laboratorium.
Selain sampel makanan, petugas mengambil sampel air dan feses dari sejumlah siswa yang mengalami keluhan.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)














