Gus Falah: HUT Bhayangkara ke-80 Menunjukkan Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

4 hours ago 4

 HUT Bhayangkara ke-80 Menunjukkan Polri Semakin Dekat dengan Rakyat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anggota Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah mendesak aparat penegak hukum untuk menindak tegas penyelenggara maupun bandar perjudian yang beroperasi dengan kedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Foto: dok sumber

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau yang akrab disapa Gus Falah, menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi momentum penting yang mencerminkan semakin dekatnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan masyarakat sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom rakyat.

Menurut Gus Falah, kedekatan Polri dengan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah berbagai tantangan yang terus berkembang.

"HUT Bhayangkara ke-80 bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen Polri agar semakin hadir di tengah masyarakat. Sejauh ini, Polri telah dekat dengan rakyat yang dilayani dan diayominya, dan bila hal ini diperkuat maka Polri akan semakin mampu memberikan rasa aman, keadilan, dan pelayanan yang semakin profesional," ujar Gus Falah dalam keterangannya, Rabu (1/7).

Gus Falah pun mengapresiasi berbagai langkah Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat pendekatan humanis, serta membangun kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, transformasi institusi kepolisian harus terus diarahkan pada pelayanan yang responsif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Gus Falah juga menilai bahwa kehadiran Polri yang dekat dengan rakyat akan memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Ia berharap jajaran kepolisian terus menjaga profesionalisme, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas serta semakin adaptif terhadap dinamika sosial yang berkembang.

"Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar Polri. Karena itu, pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang berkeadilan, serta komunikasi yang terbuka dengan masyarakat harus terus menjadi prioritas," katanya.

Menurut Gus Falah, kedekatan Polri dengan masyarakat merupakan modal utama dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi keamanan

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |