bali.jpnn.com, DENPASAR - Teka-teki penyebab kematian CJMH, 39, warga negara asing (WNA) asal Australia yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, mulai terkuak.
Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSUP Prof Ngoerah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.FM., Subsp.F.K.(K), DFM, membeberkan hasil autopsi sementara kepada awak media di Polresta Denpasar, Kamis (16/7)
Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan pada Selasa (14/7) lalu, tim forensik menemukan adanya indikasi mati lemas yang dipicu oleh kelainan jantung pada tubuh korban.
"Penyebab kematian korban yang bisa dipertimbangkan adalah adanya penekanan pada leher yang menyebabkan pendarahan di bawah selaput lunak otak, dan mati lemas yang dipicu kematiannya oleh kelainan jantung.
Itu sementara hasilnya," ujar dr. Ida Bagus Putu Alit.
Dokter Alit, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan luar, tim forensik tidak menemukan adanya luka fatal yang mengindikasikan kekerasan fisik berat.
Pemeriksaan luar hanya menunjukkan luka memar dan lecet ringan di area pergelangan tangan serta punggung tangan.
Pada kulit luar leher juga tidak ditemukan luka robek atau jejas yang mengeras.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)


