Kematian Deteni Australia di Toilet Imigrasi Ngurah Rai Terungkap, ternyata

4 hours ago 3

Kamis, 16 Juli 2026 – 18:29 WIB

Kematian Deteni Australia di Toilet Imigrasi Ngurah Rai Terungkap, ternyata - JPNN.com Bali

Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSUP Prof Ngoerah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.FM., Subsp.F.K.(K), DFM, membeberkan hasil autopsi sementara kepada awak media di Polresta Denpasar, Kamis (16/7) didampingi Kapolresta Kombes Leonardo Simatupang dan Kakanim Ngurah Rai Bugie Kurniawan. Foto: Humas Polresta Denpasar

bali.jpnn.com, DENPASAR - Teka-teki penyebab kematian CJMH, 39, warga negara asing (WNA) asal Australia yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, mulai terkuak.

Dokter Spesialis Forensik dan Medikolegal RSUP Prof Ngoerah dr. Ida Bagus Putu Alit, Sp.FM., Subsp.F.K.(K), DFM, membeberkan hasil autopsi sementara kepada awak media di Polresta Denpasar, Kamis (16/7)

Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan pada Selasa (14/7) lalu, tim forensik menemukan adanya indikasi mati lemas yang dipicu oleh kelainan jantung pada tubuh korban.

"Penyebab kematian korban yang bisa dipertimbangkan adalah adanya penekanan pada leher yang menyebabkan pendarahan di bawah selaput lunak otak, dan mati lemas yang dipicu kematiannya oleh kelainan jantung.

Itu sementara hasilnya," ujar dr. Ida Bagus Putu Alit.

Dokter Alit, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa dari hasil pemeriksaan luar, tim forensik tidak menemukan adanya luka fatal yang mengindikasikan kekerasan fisik berat.

Pemeriksaan luar hanya menunjukkan luka memar dan lecet ringan di area pergelangan tangan serta punggung tangan.

Pada kulit luar leher juga tidak ditemukan luka robek atau jejas yang mengeras.

Teka-teki penyebab kematian CJMH, 39, WNA Australia yang ditemukan tewas di ruang detensi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, mulai terkuak.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |