jpnn.com - JAKARRTA - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa pemerintah memperkuat penataan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, baik paruh waktu maupun penuh waktu.
Hal itu demi memberikan ketenangan bagi para pegawai, terutama tenaga guru.
Tito menjelaskan pembahasan tersebut penting karena sebagian besar Aparatur Sipil Negara (ASN) berada di daerah.
Mendagri kelahiran Palembang berusia 61 tahun itu pun memastikan pihaknya sebagai pembina dan pengawas pemerintahan daerah memberikan perhatian serius terhadap isu tersebut.
“Karena jumlah ASN itu lebih kurang enam juta, dan hampir 80 persen itu ada di daerah,” kata Tito.
Hal itu disampaikan Mendagri kepada wartawan seusai mengikuti Rapat Koordinasi Membahas Status PPPK dan PPPK Paruh Waktu Lintas Profesi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (17/9).
Dalam pembahasan tersebut, pemerintah menampung aspirasi agar PPPK paruh waktu dapat beralih menjadi penuh waktu, sedangkan PPPK penuh waktu memiliki kesempatan untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Terkait PPPK tenaga guru, Mendagri menyebut terdapat lebih dari 172 ribu guru yang masuk dalam pembahasan.








.jpeg)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)














