jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Pembangunan groundsill untuk menjaga stabilitas Sungai Progo telah mencapai 77 persen.
Proyek yang dibangun di perbatasan Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Bantul ini ditargetkan rampung pada 31 Desember 2026.
Kondisi ini diutarakan oleh Komisi C DPRD DIY saat meninjau progres pembangunan groundsill pada Kamis (25/6).
Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY Amir Syarifudin menilai pembangunannya harus sesuai jadwal mengingat pentingnya fungsi Sungai Progo bagi masyarakat, seperti untuk penyediaan air baku bagi masyarakat dan sektor pertanian.
"Juni hingga Agustus merupakan masa yang tepat untuk mempercepat pekerjaan. Kami berharap proyek ini dapat selesai sesuai kontrak," ujarnya.
Proyek strategis ini disebut memakan dana hingga Rp 213 miliar.
Anggota Komisi C DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan bahwa konstruksi groundsill yang baru lebih berkualitas dibandingkan sebelumnya.
"Harapannya dapat bertahan lebih lama dan mampu mengantisipasi gerusan sungai yang selama ini menjadi tantangan," kata Aslam.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518312/original/099191500_1772505014-persebaya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364338/original/054791800_1759066919-Borneo_FC_1.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)