Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Renovasi Sekolah dan Bangun Musala di NTT

2 hours ago 2

Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Renovasi Sekolah dan Bangun Musala di NTT

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar renovasi sekolah dan bangun musala bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto: Prudential Syariah

jpnn.com, JAKARTA - Dalam upaya mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) bersama Lembaga Amil Zakat Al Azhar (LAZ Al Azhar) kembali berkolaborasi, menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa renovasi 11 ruang kelas sekolah dan pembangunan musala di Kabupaten Nagekeo.

Bantuan ini diharapkan dapat memulihkan akses pendidikan bagi lebih dari 200 siswa serta menghadirkan kembali musala bagi masyarakat setempat.

“Prudential Syariah turut prihatin atas bencana yang menimpa saudara-saudari kami di Nusa Tenggara Timur. Langkah yang kami lakukan tidak berhenti pada bantuan darurat, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan sehari-hari. Sekolah dan musala adalah dua ruang yang menjadi denyut kehidupan sebuah masyarakat, tempat anak-anak kembali belajar dan tempat masyarakat kembali berkumpul. Inilah wujud nyata dari nilai ta’awun, yaitu saling tolong menolong, yang menjadi landasan kami dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” kata Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama.

Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026 berdampak langsung pada layanan dasar masyarakat di Kabupaten Nagekeo.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Nagekeo mencatat 328 sekolah mengalami kerusakan, sehingga sebagian besar siswa masih harus belajar di pos pengungsian maupun rumah warga yang tidak terdampak.

Kondisi serupa juga dialami ruang ibadah masyarakat, dengan Kementerian Pekerjaan Umum mencatat 300 unit rumah ibadah rusak di wilayah terdampak gempa Flores, termasuk di Kabupaten Nagekeo, sehingga kegiatan ibadah dan pertemuan warga terpaksa dilakukan di ruang terbuka maupun tenda darurat.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang apabila tidak segera dipulihkan. Riset menunjukkan bahwa kerusakan infrastruktur pendidikan yang berkepanjangan meningkatkan risiko anak putus sekolah dan masuk ke dunia kerja pada usia dini, dan makin lama masa jeda belajar berlangsung, semakin kecil kemungkinan anak kembali bersekolah. Sekitar 30% korban bencana alam di Indonesia adalah anak-anak.

Melalui kolaborasi bersama berbagai pihak, Prudential Syariah berupaya memastikan dukungan bagi masyarakat terdampak dapat terus berlanjut sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar renovasi sekolah dan bangun musala bagi masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |