jpnn.com, JAKARTA - Perjalanan panjang SMA Fatih Bilingual School yang lahir dari semangat kebangkitan pascatsunami Aceh 2004 kini memasuki babak baru yang membanggakan.
Mulai Tahun Ajaran 2026/2027, sekolah ini secara resmi terpilih menjadi bagian dari Program Sekolah Garuda Transformasi.
Program ini merupakan inisiatif strategis nasional yang digagas oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk membangun ekosistem pendidikan menengah unggul demi menyokong visi besar Indonesia Emas 2045.
Sejarah mencatat bahwa Fatih Bilingual School didirikan pada tahun 2005 oleh Yayasan Fatih Indonesia bersama para relawan kemanusiaan internasional sebagai respons atas hancurnya fasilitas pendidikan akibat tsunami. Setahun kemudian, gedung sekolah diresmikan oleh Menteri Pendidikan Nasional saat itu, Prof. Dr. Bambang Sudibyo, bersama Ketua PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Din Syamsuddin.
Sejak momen bersejarah tersebut, institusi ini terus bertransformasi hingga meraih status Sekolah Pendidikan Kerja Sama pada tahun 2017 dengan memadukan Kurikulum Nasional dan Kurikulum Cambridge.
"Masuknya SMA Fatih Bilingual School ke dalam Program Sekolah Garuda Transformasi menjadi bukti nyata atas konsistensi mereka dalam menghadirkan pendidikan berkualitas global," kata Kepala SMA Fatih Bilingual School, Sudarman, S.Sos, M.Pd, Kamis (16/7).
Selama ini, sekolah telah menerapkan model pembelajaran berbasis proyek yang berfokus pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika. Melalui program strategis nasional ini, pihak sekolah akan mendapatkan dukungan penuh untuk memperkuat kompetensi guru, sistem pembelajaran, manajemen kepemimpinan, hingga perluasan kemitraan dengan perguruan tinggi terbaik di dunia.
"Kepercayaan yang diberikan oleh pemerintah ini merupakan amanah sekaligus motivasi besar bagi seluruh civitas akademika," ujarnya.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)


