jpnn.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim posisi utang luar negeri Indonesia masih berada pada level yang aman meski nilainya hampir menyentuh angka Rp 8.000 triliun.
Menurut dia, ukuran kesehatan utang suatu negara tidak dilihat dari besaran nominalnya, melainkan dibandingkan dengan ukuran perekonomian atau size ekonomi.
Dia mengibaratkan dua perusahaan yang mempunyai penjualan 1.000 dengan 10.000. Namun, keduanya mempunyai pinjaman dalam jumlah sama, yakni 1.000.
“Kalau yang itu masih sepersepuluh. Jadi, yang sepersepuluh aman kan gitu kira-kira. Kita selalu bandingkan dengan size ekonominya jangan nominalnya aja,” ucap Purbaya.
Purbaya menuturkan dalam pengelolaan fiskal Indonesia, rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) masih berada di kisaran 40 persen atau jauh di bawah batas maksimal 60 persen yang mengacu pada standar Maastricht Treaty.
“Harusnya di bawah 60 persen kita masih 40 persen jadi masih jauh dari ininya. Itu ukuran dari kesinambungan utang yang memakai standar yang paling strict di dunia, Maastricht Treaty itu,” jelasnya.
Dia lalu membandingkan kondisi Indonesia dengan sejumlah negara lain yang memiliki rasio utang jauh lebih tinggi.
“Sedangkan negara-negara lain sudah enggak, sudah melanggar semua sekarang kan. Amerika 100 persen lebih, Singapura 175, Jerman 60-an lebih, Jepang 275, jadi tinggi-tinggi jadi kita masih amat prudent dari sisi itu,” tutur Purbaya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5536828/original/015894100_1774345041-20260324IQ_Latihan_Timnas_Indonesia_FIFA_Series-3.jpg.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536895/original/005142200_1774348762-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)


