jpnn.com, JAKARTA - Ada momen ketika kualitas musik dan ruang pertunjukan saling menguatkan. Pada Selasa (10/2/2026) malam, momen itu terasa jelas di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2 yang menjadi venue konser Westlife.
Harmoni khas grup pop asal Irlandia itu bertemu dengan tata akustik dan produksi panggung yang presisi. Lampu utama perlahan meredup, lalu orkestra intru mengalun diikuti tiga suara yang langsung dikenali ribuan penggemar Westlife.
Format A Gala Evening 2026 menghadirkan nuansa elegan dengan dukungan aransemen simfonik, memperkaya lagu-lagu yang telah hidup lebih dari dua dekade.
Setiap nada terdengar bersih. Vokal mengisi ruang tanpa gema berlebihan. Instrumen orkestra menyatu tanpa menutupi harmoni utama. Arena konser berubah menjadi ruang nostalgia yang terkurasi.
Kevin Mahendra (29), musikus kafe sekaligus penggemar lama Westlife, menilai kualitas musikal malam itu berada pada level tinggi.
“Blending vokal mereka tetap solid. Sustain panjangnya stabil dan harmoninya rapat. Itu bukti mereka masih sangat terlatih secara teknis,” ungkap Kevin.
Menurut Kevin, kualitas venue turut menentukan pengalaman tersebut.
“Akustik NICE PIK2 mendukung detail suara. Bahkan di lagu pelan, dinamika volumenya tetap terasa," tambahnya.



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5340249/original/020406300_1757162119-20250904AA_Timnas_Indonessia_Vs_China_Taipei-008.jpg)















:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5359039/original/080560000_1758618147-20250923BL_Konpers_Menpora_Erick_Thohir_Mengenai_Langkah_Penyempurnaan_Regulasi_Kepemudaan_dan_Keolahragaan_8.JPG)


