jateng.jpnn.com, SEMARANG - Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kota Semarang.
Pemerintah Kota Semarang mencatat telah mendistribusikan sebanyak 115 ribu liter air bersih atau setara 19 tangki ke 13 titik yang terdampak kekeringan.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah kondisi kemarau.
Menurut dia, Pemkot Semarang terus memantau kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air bersih sekaligus memperkuat kesiapan distribusi bantuan.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan air bersih dapat segera mendapatkan penanganan. Pemkot Semarang terus memantau kondisi di lapangan dan menyiapkan langkah-langkah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Agustina, Kamis (3/9).
Pemkot Semarang juga telah menyiapkan alokasi sebanyak 480 ribu liter air bersih untuk mengantisipasi kebutuhan selama musim kemarau.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 115 ribu liter telah didistribusikan kepada masyarakat.
Artinya, masih tersedia sekitar 365 ribu liter air bersih yang dapat digunakan apabila kebutuhan meningkat atau kekeringan meluas ke wilayah lainnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















