16 Saksi Diperiksa, Polisi Dalami Penyebab Ledakan Pabrik di Lamongan Tewaskan 4 Pekerja

1 hour ago 2

Rabu, 23 September 2026 – 15:03 WIB

16 Saksi Diperiksa, Polisi Dalami Penyebab Ledakan Pabrik di Lamongan Tewaskan 4 Pekerja - JPNN.com Jatim

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Adimas Firmansyah memberikan keterangan terkait perkembangan penyelidikan ledakan di pabrik bata ringan PT Superior Prima Sukses (SPS), Lamongan, Jawa Timur, Selasa (22/9/2026). Polisi telah memeriksa 16 saksi dan masih berkoordinasi dengan Bidlabfor Polda Jawa Timur untuk mengungkap penyebab ledakan. (ANTARA/Alimun Khakim)

jatim.jpnn.com, LAMONGAN - Sat Reskrim Polres Lamongan terus menyelidiki ledakan di pabrik bata ringan PT Superior Prima Sukses (SPS), Kecamatan Pucuk yang menewaskan empat pekerja.

Hingga Selasa (22/9), polisi telah memeriksa 16 saksi untuk mendalami rangkaian peristiwa sekaligus mengungkap penyebab pasti ledakan yang terjadi pada Kamis (17/9) sekitar pukul 00.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Adimas Firmansyah mengatakan pemeriksaan terhadap para saksi masih berlangsung sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Masih dalam penyelidikan, dan kami juga memintai keterangan terhadap saksi-saksi. Sebanyak 16 saksi yang sudah kami mintai keterangan,” ujar Adimas saat dikonfirmasi di Lamongan, Selasa (22/9).

Selain memeriksa saksi, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan data dan petunjuk terkait insiden tersebut.

Polisi juga berkoordinasi dengan Tim Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Jawa Timur untuk membantu mengungkap penyebab ledakan.

“Kepastiannya nanti akan ada ahli yang menyatakan. Kami juga sudah koordinasi dengan Bidlabfor Polda Jatim,” katanya.

Adimas menegaskan proses penyelidikan masih berlangsung. Polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ledakan tersebut.

Polisi memeriksa 16 saksi untuk mengungkap penyebab ledakan PT SPS di Lamongan yang menewaskan empat pekerja. Bidlabfor Polda Jatim dilibatkan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |