jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Masalah kesehatan dialami oleh 413 siswa, guru, dan karyawan di SMK 2 Yogyakarta seusai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) pada Rabu (16/9).
Sebagian besar siswa tersebut baru merasakan adanya gangguan kesehatan pada Rabu malam atau Kamis pagi (17/9).
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY Suci Rohmadi menduga sumber keracunan itu berasal dari menu olahan MBG.
"Dugaan sementara mengarah pada olahan ayam gongso yang disebut tidak matang sempurna. Akat tetapi, ini baru dugaan karena harus diteliti lebih lanjut," katanya, Jumat (18/9).
Suci mengatakan mereka masih terus mendata siapa saja siswa, guru dan karyawan yang mengalami masalah kesehatan.
Beberapa di antara korban bahkan tidak bisa masuk sekolah.
"Terdata 413 orang merasakan mual, pusing atau diare," ujar dia.
Merespons hal tersebut, pihak sekolah berkoordinasi dengan SPPG untuk menyetop sementara distribusi MBG pada Kamis dan Jumat.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)














