jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Kompetisi kasta teratas sepak bola Indonesia, BRI Super League 2026/2027, resmi bergulir lewat laga pembuka antara Bali United FC dan PSS Sleman di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat malam (4/9).
Musim baru ini membawa angin segar dengan penerapan penyesuaian Laws of the Game yang previously dipraktikkan pada Piala Dunia 2026, demi meningkatkan intensitas dan kedisiplinan pertandingan hingga Juni 2027 mendatang.
Pencinta sepak bola tanah air perlu memahami sejumlah regulasi baru yang berfokus pada ketegasan waktu, kedisiplinan pemain, dan perluasan teknologi bantuan wasit:
1. Aturan Batas Waktu 5 Detik
Setiap eksekusi lemparan ke dalam (throw-in) maupun tendangan gawang (goal kick) dibatasi maksimal 5 detik sesuai hitungan wasit.
Pelanggaran batas waktu pada lemparan ke dalam akan berpindah ke pihak lawan, sedangkan keterlambatan tendangan gawang berbuah tendangan sudut bagi tim lawan.
2. Batas Waktu Pergantian Pemain (10 Detik)
Pemain yang diganti wajib keluar arena paling lambat 10 detik setelah papan pergantian diangkat.
Jika melanggar, pemain pengganti ditahan di luar lapangan hingga pertandingan berjalan aktif selama 60 detik (1 menit).
3. Jeda Perawatan Cedera di Luar Lapangan
Pemain cedera (selain penjaga gawang) wajib menerima perawatan medis di luar garis lapangan.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















