jatim.jpnn.com, SURABAYA - Mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya menyegel kampusnya, Senin (21/9). Tindakan itu merupakan lanjutan aksi turunkan Achmad Muzakki sebagai rektor.
Berdasarkan pantauan, penyegelan tersebut tertulis pada spanduk yang terpasang di gerbang pintu masuk kampus yang berada di Jalan Ahmad Yani, Wonocolo, Surabaya.
“Kampus ini disegel, sampai Muzakki turun. Kami di sini sampai Muzakki turun, reset UINSA,” tulis spanduk yang terpasang di pintu masuk kampus.
Koordinator lapangan aksi Fadlurrahman Fazle mengatakan penyegelan tersebut dilakukan sejak pukul 06.00 WIB. Dia menekankan tidak ada aktivitas perkuliahan pada hari ini.
"Kampus kami segel. Tidak ada aktifitas perkuliahan hari ini,” kata Fadlurrahman ketika dikonfirmasi.
Fadlurrahman menyebut pihak yang diperbolehkan masuk hanya mahasiswa, tetapi mereka harus membuktikan dengan Kartu Tanda (KTM) atau aplikasi khusus UINSA.
"Bagi pegawai tenaga kependidikan, hanya boleh masuk untuk absen saja. Parkir kendaraan di luar," ucapnya.
Diketahui, mahasiswa UINSA membawa delapan poin tuntutan untuk petinggi kampus, selama aksi yang digelar sejak Rabu (16/9) lalu.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















