Alasan Bareskrim Tak Tahan Anton Timbang, Asyik Hadiri Pertemuan di Istana

9 hours ago 13

Alasan Bareskrim Tak Tahan Anton Timbang, Asyik Hadiri Pertemuan di Istana

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Arsip - Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni. ANTARA/Nadia Putri Rahmani

jpnn.com, JAKARTA - Tersangka aktivitas tambang nikel ilegal Anton Timbang (AT) bikin heboh.

Dia asyik menghadiri pertemuan antara Kadin dengan Presiden di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7).

Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni mengatakan meski Anton Timbang berstatus tersangka, yang bersangkutan tidak ditahan karena kooperatif.

“Penahanan kan tidak wajib. Mereka kan kooperatif. Nanti kami pertimbangkan penahanan apa tidak. Nanti kami laporkan dulu. Nanti saya kabari,” ucapnya kepada awak media di Jakarta, Kamis

Dia juga mengatakan bahwa kasus tambang ilegal tersebut telah memasuki tahapan P-21 atau berkas dinyatakan lengkap.

“Kalau berkasnya, penanganan perkaranya sudah P-21. Mereka kooperatif. Mungkin kami persiapan koordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk dilimpahkan,” katanya.

Diketahui, beredar foto Anton Timbang menghadiri pertemuan antara pelaku usaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Pusat dan Daerah dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).

Anton Timbang merupakan Ketua Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2021-2026.

Bareskrim bilang meski Anton Timbang berstatus tersangka, yang bersangkutan tidak ditahan karena kooperatif.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |