Anak Muda Indonesia di Luar Negeri Menimbang Masa Depan Akibat Vonis Nadiem

3 weeks ago 28

Anak Muda Indonesia di Luar Negeri Menimbang Masa Depan Akibat Vonis Nadiem

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Anak Muda Indonesia di Luar Negeri Menimbang Masa Depan Akibat Vonis Nadiem

Putusan terhadap Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim yang dijatuhkan Selasa kemarin (30/06) menuai reaksi dari warga diaspora Indonesia di luar negeri.

Kepada ABC Indonesia, mahasiswa maupun pengusaha start-up muda, mengaku sedang mempertimbangkan untuk pulang dan berkontribusi di Indonesia.

Cintya Djayaputra, yang merupakan pendiri start-up dan tinggal di Spanyol, mengatakan putusan Nadiem "menimbulkan banyak pertanyaan."

"Sebagai founder start-up di bidang teknologi, tentunya mendengar kasus Nadiem ini saya sangat prihatin," kata Cintya kepada Raffa Athallah dari ABC Indonesia.

Nadiem divonis 10 tahun penjara dalam kasus pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) dan diminta membayar uang sebesar Rp809 miliar untuk menutupi "kerugian negara."

Cintya mendirikan start-up CORDA AI, yang membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memperluas akses ke pasar Eropa dengan memanfaatkan teknologi AI.

Ia mengatakan akibat kasus ini, semakin banyak anak muda profesional, maupun pendiri start-up yang menjadi ragu untuk terlibat dalam proyek-proyek yang "bisa memberikan dampak besar bagi masyarakat."

"Terutama ketika proyek tersebut memang melibatkan sektor publik," katanya.

Anak muda Indonesia di luar negeri mengaku menimbang keputusan untuk berinovasi di dalam negeri, setelah mendengar putusan terhadap pendiri Gojek, Nadiem Makarim

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |