AQUA-Citilink Perkuat Ekonomi Sirkular, Kelola Sampah Plastik dari Aktivitas Penerbangan

3 weeks ago 14

AQUA dan Citilink memperkuat ekonomi sirkular lewat pengelolaan sampah plastik dari aktivitas penerbangan. Foto: Source for JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - AQUA dan Citilink memperkuat kolaborasi Semangat Gerak mengajak masyarakat terus menjelajahi lebih banyak destinasi dengan tetap peduli terhadap lingkungan.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dari aktivitas penerbangan. Sampah plastik yang terkumpul dari penerbangan, akan dipilah dan disalurkan ke ekosistem daur ulang untuk mendukung pemanfaatan kembali material bernilai ekonomi, sekaligus mendorong praktik ekonomi sirkular yang lebih luas.
 
Kampanye Semangat Gerak merupakan kolaborasi AQUA dan Citilink, yang mendorong masyarakat terus bergerak aktif, sehat, dan bertanggung jawab.

Melalui pengembangan inisiatif pengelolaan sampah plastik dari aktivitas inflight, kedua perusahaan ingin menghadirkan contoh kolaborasi lintas industri yang menghubungkan sektor transportasi udara dengan ekosistem daur ulang.

Bali menjadi salah satu rute yang akan menjadi pilot project dari inisiatif ini.
 
“Di AQUA, kami percaya bahwa mobilitas dan keberlanjutan dapat berjalan berdampingan. Melalui Semangat Gerak, kami ingin menunjukkan bahwa kolaborasi lintas industri dapat menghadirkan solusi yang lebih konkret dalam mendorong ekonomi sirkular,” kata CEO Danone Indonesia Laurent Boissier dalam keterangan pers, Senin (24/8).

“Inisiatif ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat pengumpulan dan pengelolaan sampah plastik pascakonsumsi dengan melibatkan mitra dan komunitas lokal,” tambah Laurent.

AQUA telah mengembangkan inisiatif pengumpulan dan daur ulang kemasan pascakonsumsi sejak 1993, yang kemudian diperkuat melalui gerakan #BijakBerplastik pada 2018.

Saat ini, AQUA bersama para mitra telah mengembangkan ekosistem pengumpulan dan daur ulang yang mencakup bank sampah induk, Recycling Business Unit (RBU), collection center, TPST, dan TPS3R di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui ekosistem tersebut, AQUA bersama para mitranya mengumpulkan lebih dari 51.000 ton sampah plastik per tahun untuk didaur ulang menjadi material bernilai ekonomi, termasuk sebagai bahan baku kemasan produk baru sesuai standar dan ketentuan yang berlaku.
 
Di Bali, AQUA juga telah mengembangkan ekosistem daur ulang yang terintegrasi, mulai dari inovasi kemasan, penguatan sistem pengumpulan, hingga edukasi kepada masyarakat.

AQUA dan Citilink memperkuat ekonomi sirkular lewat pengelolaan sampah plastik dari aktivitas penerbangan.

Read Entire Article
Kabar berita |