bali.jpnn.com, LAMPUNG - Pelatih Bernardo Tavares mengakui laga perdana Super League 2026-2027 yang mempertemukan Persebaya kontra tuan rumah Bhayangkara FC (BFC) di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9) kemarin berjalan berat.
Menurut Bernardo Tavares, kondisi cuaca yang panas serta angin cukup kencang turut memengaruhi permainan kedua tim.
"Menurut saya, ini pertandingan yang sulit bagi kedua tim.
Cuaca yang sangat panas dan angin yang cukup kencang membuat pertandingan makin berat.
Kami kesulitan dalam melakukan passing dan membangun permainan," ujar Bernardo Tavares dilansir dari laman klub.
Persebaya mengawali pertandingan kontra Bhayangkara FC dengan skor imbang 1 – 1.
Persebaya sebenarnya sempat memimpin lebih dahulu lewat gol cepat Yann Mabella pada menit ke-13.
Namun, kemenangan yang sudah di depan mata sirna setelah mantan striker Persija, Allano Lima, menyamakan kedudukan untuk tuan rumah lewat tandukan tajamnya pada menit ke-60.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















