BIJB Akui Kertajati Krisis Cash Flow, Pengelolaan oleh Kemenhan Semakin Dekat

3 weeks ago 12

BIJB Akui Kertajati Krisis Cash Flow, Pengelolaan oleh Kemenhan Semakin Dekat

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Tampak depan BIJB Kertajati di Majalengka, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman.

jpnn.com - Sepinya aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi penyebab utama kondisi keuangan bandara terus tertekan.

Minimnya pesawat yang lepas landas dan mendarat membuat pemasukan bandara kian seret.

Di tengah kondisi tersebut, wacana pengalihan pengelolaan Kertajati kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan) pun semakin menguat.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PT BIJB Ronald H Sinaga mengakui persoalan terbesar Kertajati saat ini adalah tidak adanya arus kas akibat sepinya pergerakan pesawat.

"Problem Kertajati itu, kan, enggak ada cash flow. Cash flow yang enggak ada kenapa? Karena tidak ada pergerakan pesawat yang take-off landing," kata Ronald, Rabu (1/7/2026).

Menurut dia, lesunya penerbangan bukan hanya terjadi di Kertajati. Salah satu penyebabnya adalah jumlah armada pesawat di Indonesia yang terus berkurang.

"Pesawatnya juga sedang berkurang sekarang. Dulunya 750 se-Indonesia, sekarang tinggal 308 yang flying," ujarnya.

Di sisi lain, maskapai juga dibebani kenaikan biaya operasional, mulai dari harga avtur, nilai tukar rupiah, hingga harga suku cadang pesawat.

Sepinya penerbangan membuat Bandara Kertajati krisis cash flow. Di tengah kondisi itu, wacana pengelolaan oleh Kementerian Pertahanan semakin kuat.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |