jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Bandung atau Rutan Kebonwaru memperketat pengawasan terhadap keluar-masuk orang maupun barang.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyelundupan barang terlarang sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
Penguatan pengamanan itu menjadi salah satu poin utama dalam kegiatan Penguatan Tugas dan Fungsi Petugas Pengamanan yang digelar di Aula Sabanda Sariksa, Selasa (8/9/2026).
Kepala Rutan Kelas I Bandung Mashuri Alwi bersama Kepala Kesatua Pengamanan Rutan (KPR) Farid memberikan pengarahan langsung kepada seluruh jajaran pengamanan.
Mashuri menegaskan, integritas petugas menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan menciptakan pelayanan pemasyarakatan yang profesional.
Dia juga memastikan seluruh layanan di Rutan Kelas I Bandung tidak dipungut biaya.
"Segala bentuk pelayanan di Rutan Kelas I Bandung adalah gratis. Tidak dipungut biaya apa pun. Saya minta seluruh jajaran menjunjung tinggi hal ini," kata Mashuri, dalam keterangannya, Rabu (9/9).
Menurut dia, petugas harus berhati-hati dalam menjalankan setiap tugas serta membangun budaya saling mengingatkan antarpegawai.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











