jateng.jpnn.com, BLORA - Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengevaluasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukorejo 2 menyusul sejumlah temuan dalam pengelolaan makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat.
Ketua Satgas MBG Kabupaten Blora Sri Setyorini mengatakan evaluasi dilakukan setelah muncul sejumlah keluhan, salah satunya dari SMA Negeri 1 Tunjungan.
Keluhan tersebut berkaitan dengan siswa yang mengalami diare dan sakit perut setelah menerima makanan dari program MBG.
Selain itu, Satgas MBG juga menemukan persoalan yang berkaitan dengan kebersihan dalam proses pengelolaan makanan di SPPG Sukorejo 2.
"Perlu dilakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terkait kebersihan, pengolahan sampai distribusi makanan," kata Sri, Rabu (9/9).
SPPG Sukorejo 2 selama ini mendistribusikan makanan MBG ke tiga titik sasaran, yakni SMA Negeri 1 Tunjungan, Pondok Pesantren Al Banjari, dan Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT).
Menurut Sri, pihaknya telah memberikan peringatan kepada SPPG tersebut. Namun, persoalan kembali ditemukan dan menjadi dasar evaluasi lanjutan.
"Sudah dua kali peringatan dilayangkan. Kejadian terbaru di SMA Negeri 1 Tunjungan," ujarnya.






































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











