jogja.jpnn.com, SLEMAN - Gemuruh dukungan PSS Fans yang menggema di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mewarnai laga perdana BRI Super League 2026/2027 antara Bali United FC dan PSS Sleman, Jumat (4/9).
Pertandingan tersebut menjadi momen spesial bagi Moussa Bagayoko, gelandang anyar asal Mali yang resmi melakoni debutnya bersama skuad Super Elang Jawa di panggung sepak bola Indonesia.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Bagayoko langsung mencuri perhatian lewat mobilitas tingginya di lini tengah.
Pemain berpengalaman lintas negara ini tampil spartan, berani dalam duel, serta dingin saat membagikan aliran bola.
Ia menjadi figur sentral yang menyeimbangkan transisi permainan PSS, baik saat memutus serangan lawan maupun menyuplai bola ke lini depan.
Salah satu momen paling krusial terjadi ketika pertahanan PSS diterpa situasi genting.
Dalam skema rest defense garis tinggi yang diterapkan Super Elang Jawa, kiper Ega Rizky dituntut bermain sebagai sweeper keeper untuk memotong bola di luar kotak penalti.
Namun, Ega sempat terkecoh oleh pergerakan pemain Bali United sehingga ia meninggalkan gawang PSS tanpa pengawalan.







































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)











