jatim.jpnn.com, LUMAJANG - Delapan orang melakukan pendakian ilegal saat ditutupnya Gunung Semeru karena kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satu di antaranya sempat hilang, tetapi sudah ditemukan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan pendaki yang hilang itu adalah Muhammad Isa Daus Wasa (20) asal Kecamatan Wates, kabupaten Kediri.
Isa dilaporkan hilang di jalur pendakian tersebut, sejak Senin (7/9). Berdasarkan informasi dari ayah korban, dia diperkirakan berada di sekitar Puncak Limpak, Gunung Semeru.
“Menindaklanjuti laporan, satu tim rescue Unit Siaga SAR Malang Raya diterjunkan untuk melakukan pencarian bersama unsur lainnya,” kata Nanang melalui rilisan persnya, Rabu (9/9).
Sejumlah petugas yang diterjunkan adalah SAR Malang Raya, BPBD Kabupaten Malang, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Bolang Rescue, Gimbal Alas dan warga sekitar.
“Setelah menempuh perjalanan sekitar 6 jam 45 menit, tim gabungan menemukan Isa dalam kondisi selamat, Selasa (8/9) di wilayah Dusun Jarak Ijo, Desa Ngadas,” ujarnya.
Nanang mengungkapkan petugas terlebih dulu memulihkan tenaga korban setelah bertemu selama beberapa menit. Selanjutnya, mereka turun bersama sampai ke posko SAR.
Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya Imam Nahrowi menyebut tim gabungan mulai turun menuju ke posko pemantauan setelah proses evakuasi, sekitar pukul 14.30 WIB.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















