Dinkes Situbondo Catat 67 Kasus ILI di 10 Kecamatan, Warga Diminta Rajin Cuci Tangan

11 hours ago 1

Senin, 21 September 2026 – 16:40 WIB

Dinkes Situbondo Catat 67 Kasus ILI di 10 Kecamatan, Warga Diminta Rajin Cuci Tangan - JPNN.com Jatim

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Dwi Herman Susilo memberikan keterangan. Senin (21/9/2026) ANTARA/Novi Husdinariyanto

jatim.jpnn.com, SITUBONDO - Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo mengingatkan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat menyusul ditemukannya 67 kasus influenza-like illness (ILI) hingga pertengahan September 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Situbondo Dwi Herman Susilo mengatakan puluhan kasus tersebut tersebar di 10 kecamatan.

"Influenza like illness ini merupakan penyakit mirip flu yang ditandai dengan demam tinggi hingga mencapai 38 derajat Celsius dan disertai batuk," katanya di Situbondo, Senin (21/9).

Sebaran kasus ILI tersebut terdapat di Kecamatan Sumbermalang, Mlandingan, Banyuglugur, Bungatan, Kendit, Situbondo, Kapongan, Arjasa, Banyuputih, serta Besuki melalui wilayah kerja Puskesmas Widoropayung.

Dari sejumlah wilayah tersebut, Kecamatan Kendit menjadi daerah dengan jumlah kasus terbanyak, yakni 14 kasus. Selanjutnya Kecamatan Kapongan dengan 13 kasus.

"Hingga minggu ke-36, petugas kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit menemukan ada 67 kasus ILI, akumulasi kasus hingga pertengahan September 2026," ujar Dwi Herman.

Dinkes Situbondo mengimbau masyarakat tidak mengabaikan upaya pencegahan, terutama dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat juga diminta rajin mencuci tangan, menggunakan masker ketika sedang sakit, serta menjaga daya tahan tubuh. 

Dwi Herman memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus yang disebut super flu di Situbondo. Meski demikian, petugas kesehatan terus melakukan pemantauan dan memperbarui data dari puskesmas maupun rumah sakit untuk mengetahui perkembangan kasus ILI di wilayah tersebut.

Dinkes Situbondo mencatat 67 kasus influenza-like illness atau ILI yang tersebar di 10 kecamatan hingga pertengahan September 2026.

Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |