bali.jpnn.com, KARANGASEM - Upaya tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki muda Komang Sandi Darmawan, 15, warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Selat, Karangasem, yang jatuh ke jurang Gunung Agung, Minggu (6/9) dini hari, ternyata tak mudah.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem Putu Handika Bhayangkara mengungkapkan tim SAR gabungan menghadapi tantangan cuaca yang cukup ekstrem selama operasi berlangsung.
"Tim SAR hampir lima jam melakukan proses evakuasi,” ujar Putu Handika Bhayangkara, Minggu (6/9) pagi.
Menurut Putu Handika Bhayangkara, kendala utama di lapangan adalah cuaca di puncak Gunung Agung.
“Terjadi hujan gerimis dan kabut tebal dengan visibility (jarak pandang) hanya sekitar 20 meter," katanya.
Beruntung kerja keras tim SAR membuahkan hasil.
Pada pukul 12.15 WITA, korban Komang Sandi Darmawan berhasil ditemukan pada ketinggian 2.500 Mdpl di kedalaman 12 meter.
Korban kemudian dievakuasi ke posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















