Evakuasi Pendaki Muda di Gunung Agung Terhalang Kabut Tebal & Hujan

2 weeks ago 5

Minggu, 06 September 2026 – 15:47 WIB

Evakuasi Pendaki Muda di Gunung Agung Terhalang Kabut Tebal & Hujan - JPNN.com Bali

im SAR gabungan mengevakuasi seorang pendaki muda yang jatuh ke jurang di ketinggian sekitar 2.500 meter di atas permukaan laut Gunung Agung, Minggu (6/9) pagi. Foto: Humas Basarnas Bali

bali.jpnn.com, KARANGASEM - Upaya tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki muda Komang Sandi Darmawan, 15, warga Banjar Yeha, Desa Sebudi, Selat, Karangasem, yang jatuh ke jurang Gunung Agung, Minggu (6/9) dini hari, ternyata tak mudah.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem Putu Handika Bhayangkara mengungkapkan tim SAR gabungan menghadapi tantangan cuaca yang cukup ekstrem selama operasi berlangsung.

"Tim SAR hampir lima jam melakukan proses evakuasi,” ujar Putu Handika Bhayangkara, Minggu (6/9) pagi.

Menurut Putu Handika Bhayangkara, kendala utama di lapangan adalah cuaca di puncak Gunung Agung.

“Terjadi hujan gerimis dan kabut tebal dengan visibility (jarak pandang) hanya sekitar 20 meter," katanya.

Beruntung kerja keras tim SAR membuahkan hasil.

Pada pukul 12.15 WITA, korban Komang Sandi Darmawan berhasil ditemukan pada ketinggian 2.500 Mdpl di kedalaman 12 meter.

Korban kemudian dievakuasi ke posko area parkir Pura Pasar Agung, Selat, Karangasem.

Putu Handika Bhayangkara mengungkapkan tim SAR gabungan menghadapi tantangan cuaca yang cukup ekstrem selama operasi berlangsung di Gunung Agung

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |