jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Umum (Waketum) Golkar Ahmad Doli Kurnia mengaku prihatin rekannya separtai Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq hatrik menjadi tersangka kasus korupsi.
"Tentu kami sangat prihatin dan menyayangkan peristiwa tertangkapnya Saudara Fahd," kata dia kepada awak media dikutip Kamis (17/9).
Dia menyatakan Golkar sebagai partai selalu mengingatkan kader tidak melakukan praktik pelanggaran hukum, apalagi korupsi.
"Terhadap Saudara Fahd, saya kira setelah dua kali terjerat kasus pidana korupsi, seharusnya membuat yang bersangkutan jera, melakukan introspeksi, dan bertaubat, tetapi ternyata malah sebaliknya," ujar Doli.
Doli mengatakan Golkar mengambil banyak pelajaran dari kasus Fahd yang hatrik tiga kali tersangka kasus korupsi.
"Kejadian ini akan menjadi catatan evaluasi dan koreksi kami ke depan," ujarnya.
Golkar, lanjut Doli, selama ini menghormati dan menganggap setiap kader yang telah menjalani hukuman bisa memperbaiki diri.
Atas dasar itu, kata dia, Golkar tetap memberikan kesempatan bagi kader yang pernah tersangkut perkara tetap bisa mengabdikan diri buat partai.








.jpeg)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)














