jateng.jpnn.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) merotasi besar-besaran 22 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan fungsional.
Pelantikan dan sumpah janji puluhan pejabat tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang pada Senin (21/9).
Luthfi menjelaskan pelantikan ini dilakukan untuk mengisi sejumlah jabatan yang kosong karena pejabat sebelumnya telah pensiun maupun tidak lagi menduduki posisi tersebut.
Luthfi mengatakan tidak ada praktik titip-menitip dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemprov Jateng.
“Tidak ada di wilayah Provinsi Jawa Tengah yang dalam pengisian jabatan itu melalui jasa titip-titip. Semuanya harus sesuai dengan manajemen talenta,” kata Luthfi.
Proses pengisiannya, kata Luthfi, telah menggunakan mekanisme manajemen talenta. Tahapannya meliputi asesmen, verifikasi hingga uji kompetensi. Proses-proses itu dilakukan secara transparan.
Dia menyebut proses pelantikan juga telah mendapatkan persetujuan dan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui mekanisme manajemen talenta.
“Apa pun jabatannya itu amanah. Kalau itu tidak amanah, maka tidak akan berkah baik diri sendiri maupun keluarga,” ujarnya.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















