jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Menyusul munculnya rumor yang beredar di media sosial mengenai dibukanya kembali jalur pendakian Gunung Merapi, Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM) memberikan klarifikasi tegas. Pihak otoritas menegaskan bahwa hingga saat ini, seluruh jalur pendakian Gunung Merapi masih ditutup sepenuhnya.
Status penutupan ini sebenarnya sudah diberlakukan sejak 2018. Hingga hari ini, belum ada kebijakan resmi untuk membuka kembali jalur pendakian bagi wisatawan maupun pendaki.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso menekankan bahwa kewenangan pembukaan jalur pendakian sepenuhnya berada di tangan TNGM.
Namun, dari sisi mitigasi bencana, BPPTKG menegaskan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih berada pada Level III atau siaga.
“Berdasarkan data terkini, suplai magma masih terus berlangsung, yang berpotensi memicu awan panas guguran,” kata Agus dalam keterangannya kepada jurnalis, Kamis (2/7).
Oleh karena itu, BPPTKG mengeluarkan rekomendasi utama bagi masyarakat dan wisatawan.
Potensi bahaya mencakup guguran lava dan awan panas di sektor selatan-barat daya, yaitu Sungai Boyong sejauh 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh 7 km. Sedangkan di sektor tenggara, zona bahaya ada di Sungai Woro sejauh 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius tiga kilometer dari puncak.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
