Harga Telur Anjlok, Peternak Demo di DPRD Jatim Minta Solusi

4 weeks ago 9

Senin, 29 Juni 2026 – 16:10 WIB

Harga Telur Anjlok, Peternak Demo di DPRD Jatim Minta Solusi - JPNN.com Jatim

Ratusan perternak dari berbagai daerah yang tergabung dalam Paguyuban Ternak Rakyat Indonesia (PATERAIN) menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (29/6). Foto: Ardini Pramitha/JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Ratusan perternak dari berbagai daerah yang tergabung dalam Paguyuban Ternak Rakyat Indonesia (PATERAIN) menggelar aksi demonstrasi di kantor DPRD Provinsi Jawa Timur, Senin (29/6). Aksi yang diawali dengan bagi-bagi telur itu sebagai bentuk protes anjloknya protein hewani tersebut.

Salah satu peternak asal Bojonegoro yang ikut dalam aksi ini Isbandi mengungkapkan harga telur yang biasa dijual dengan harga Rp22-24 ribu itu turun drastis menjadi Rp16 ribu.

"Per kilogramnya kami rugi Rp7 ribu, setiap hari rata-rata panen telur itu 57-60 kilogram, kami rugi bisa sampai Rp400 Ribu" ujarnya.

Isbandi menyebut kondisi ini terjadi sejak tiga bulan terakhir. Dia mengatakan bahwa faktor turunnya harga telur karena produksi telur yang melimpah. Namun, penyerapannya tidak maksimal.

"Kalau berdasarkan harga acuan pemerintah (HAP) telur di tingkat peternak itu sebesar Rp26.500," ucapnya.

Ketua PATERAIN, Nur Muhammad Ali mengatakan, kondisi usaha peternakan ayam petelur rakyat saat ini sedang menghadapi tekanan yang sangat berat.

Di samping harga telur yang turun, harga pakan terus mengalami kenaikan.

Masifnya pengembangan peternakan layer skala besar ini bukan lawan yang seimbang bagi peternak rakyat. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab terjadinya over supply karena over populasi.

Peternak di Jatim melakukan aksi protes imbas harga telur anjlok, mereka membawa lima tuntutan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |