jabar.jpnn.com, KOTA BOGOR - Anggota DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasbi Alatas, meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor lebih agresif dalam menggali dan mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, peningkatan kapasitas fiskal daerah perlu dilakukan melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang sudah ada sekaligus mengidentifikasi potensi penerimaan yang belum tergarap secara maksimal.
Hasbi mengatakan Kota Bogor memiliki keterbatasan wilayah sehingga ruang untuk melakukan ekspansi pembangunan relatif terbatas dibandingkan daerah lain.
Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memaksimalkan seluruh potensi penerimaan agar tidak terjadi kehilangan potensi pendapatan daerah (potential loss).
"Kota Bogor memiliki karakteristik sebagai kota dengan luas wilayah yang terbatas. Karena itu, strategi yang paling realistis adalah memaksimalkan potensi yang sudah ada agar tidak terjadi potential loss atau hilangnya potensi penerimaan daerah yang sebenarnya dapat dioptimalkan," ujarnya.
Menurut Hasbi, masih terdapat peluang untuk meningkatkan PAD, antara lain melalui optimalisasi retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), perubahan PBG yang berdampak pada penyesuaian retribusi, Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), serta sektor-sektor lain yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan.
Ia menilai seluruh potensi tersebut harus dipetakan secara menyeluruh agar tidak ada penerimaan daerah yang hilang akibat lemahnya pendataan maupun kurangnya koordinasi antarinstansi.
Selain itu, Hasbi juga menyoroti potensi kebocoran penerimaan daerah dari sektor PBJT atas jasa makanan dan minuman.
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
