bali.jpnn.com, DENPASAR - Media sosial belakangan ini dihebohkan oleh sorotan aktivis pembela Palestina dan pemengaruh (influencer) internasional terkait keberadaan warga negara Israel yang berlibur di Bali.
Sejumlah unggahan video bahkan mengeklaim bahwa Indonesia terbuka bagi warga Israel, yang kemudian memicu respons keras dari berbagai pihak.
Salah satu tanggapan datang dari Imam Masjid New York asal Indonesia, Shamsi Ali.
Melalui akun resminya, Shamsi Ali membagikan ulang unggahan Gaza Update mengenai reaksi pemengaruh luar negeri.
"Heboh. Tapi di Indonesia sepi-sepi ya? What is going on," tulis Imam Shamsi Ali dalam unggahannya, Senin (3/8) lalu.
Kehebohan ini salah satunya dipicu oleh video milik Divina Michael.
Ia membeberkan bahwa banyak warga Israel berada di Bali dan bahkan membuat grup media sosial untuk membagikan cara serta panduan masuk ke Indonesia.
Menurut Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi Eko Budianto, ada dua kemungkinan warga negara asing (WNA) Israel masuk wilayah Indonesia.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















