Hubungan Industrial Pancasila Jadi Kunci Ketahanan Industri, Ini Pesan Menaker

3 hours ago 1

Selasa, 30 Juni 2026 – 21:20 WIB

Hubungan Industrial Pancasila Jadi Kunci Ketahanan Industri, Ini Pesan Menaker - JPNN.com Jatim

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong pekerja dan pengusaha menjadi mitra strategis melalui Hubungan Industrial Pancasila. Foto: Source for JPNN

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, mendorong hubungan antara pekerja dan pengusaha, sebagai mitra strategis yang saling membutuhkan. Arahan tersebut disampaikan secara daring, melalui Sinergi Pilar Bangsa, Praktik Baik Hubungan Industrial Pancasila yang diselenggarakan di PT HM Sampoerna Tbk. Plant Rungkut 1, Surabaya, Selasa (30/6).

Acara itu diikuti 200 peserta yang hadir langsung dan sekitar 1.000 peserta lainnya secara daring. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran buku Hubungan Industrial Pancasila Berdasarkan Falsafah Tiga Tangan yang memuat praktik-praktik baik implementasi nilai-nilai Pancasila dalam hubungan industrial di Indonesia, khususnya di Sampoerna.

Kemudian dilanjutkan dengan talkshow lintas pemangku kepentingan bertema Internalisasi Pancasila dan Hubungan Industrial yang Harmonis, Produktif, dan Transformatif.

Menurut Yassierli, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bersama untuk memperkuat implementasi nilai-nilai Pancasila dalam hubungan industrial sekaligus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui program upskilling dan reskilling bagi pencari kerja dan pekerja terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Sinergi Pilar Bangsa merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan serikat pekerja, dalam membangun hubungan industrial yang kuat, sehat, dan berkelanjutan,”  ujar Yassierli.

Dia menjelaskan Hubungan Industrial Pancasila merupakan sistem hubungan kerja antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah yang didasarkan pada nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945.

Pihaknya juga mengapresiasi kolaborasi PT HM Sampoerna Tbk. yang menghadirkan program peningkatan keterampilan bagi pekerja dan pencari kerja, termasuk program Upskilling, Reskilling, serta Kewirausahaan.

“Tentunya sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat pelatihan vokasi dan menyiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja,” urainya.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mendorong pekerja dan pengusaha menjadi mitra strategis melalui Hubungan Industrial Pancasila.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jatim di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |