jatim.jpnn.com, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya menjalan 1 kereta api tambahan dari Stasiun Malang dan meningkatkan kapasitas pada 2 perjalanan keberangkatan dari Surabaya, Minggu (6/9).
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan penambahan kapasitas dan kereta itu merupakan respons dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
Terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perjalanan dari wilayah Jawa Timur (Jatim) menuju Jakarta, karena sejumlah jadwal penerbangan dibatalkan dan ditunda.
“Kami melakukan penyesuaian layanan, dengan mengoperasikan satu kereta tambahan dari Malang, dan meningkatkan kapasitas dua kereta keberangkatan Surabaya Pasarturi,” kata Mahendro tertulis.
“Hal ini kami lakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan perjalanan, sekaligus mengakomodasi kebutuhan masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api,” imbuhnya.
Mahendro merinci kereta tambahan yang dioperasikan itu adalah KA Gajayana dengan relasi Stasiun Malang–Stasiun Gambir yang akan berangkat hari ini, pukul 20.15 WIB.
Di sisi lain, kereta yang ditingkatkan kapasitasnya adalah, KA Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir yang awalnya membawa delapan gerbong kelas eksekutif menjadi sembilan.
Lalu, KA Gumarang yang awalnya membawa empat kereta kelas eksekutif dan lima kereta ekonomi New Generation, ditambah menjadi tujuh kereta ekonomi New Generation.



































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336719/original/051438800_1788172676-HRCrz20bcAAiPa6.jpg)















