jpnn.com, PEKANBARU - Tim kuasa hukum Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menghadirkan ahli psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel dalam persidangan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menguji kualitas pembuktian yang diajukan penuntut umum.
Menurut kuasa hukum Abdul Wahid, perkara tersebut lebih banyak bertumpu pada keterangan para saksi tanpa didukung bukti ilmiah (scientific evidence).
Pengacara Abdul Wahid, Kemal Shahab, mengatakan kehadiran ahli psikologi forensik sangat relevan karena cabang keilmuan tersebut dapat menilai perilaku, persepsi, dan kualitas keterangan saksi maupun terdakwa.
"Hal itu penting dalam perkara yang pembuktiannya sangat bergantung pada kesaksian seperti perkara Abdul Wahid," ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (28/6).
Kemal menilai sejumlah saksi yaitu para Kepala UPT Dinas PUPRPKPP memberikan penafsiran terhadap pernyataan Abdul Wahid dalam berbagai rapat sebagai bentuk ancaman atau pemaksaan.
Beberapa kalimat yang dipersoalkan antara lain "Matahari Satu", "Satu Komando", "Ikuti kata kadis", serta "Kadis bilang ganti saya akan ganti. Apabila tidak mengikuti perintah kadis saya evaluasi."
Namun, lanjut Kemal, terdapat para saksi lain yang hadir dalam rapat yang sama dan tidak menganggap pernyataan tersebut sebagai ancaman maupun pemaksaan.


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547080/original/023840800_1775443474-1000826480.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546952/original/044881700_1775395921-bfc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470992/original/006839600_1768273022-cremonese.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5546978/original/025654500_1775399103-WhatsApp_Image_2026-04-05_at_19.51.29.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5542804/original/067279900_1774959975-Elkan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390134/original/058928300_1761231698-teja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5484120/original/030378900_1769413889-20260126AA_Konferensi_Pers_AFC_Futsal-06.JPG)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124725/original/012562100_1738900750-Snapinst.app_469631839_1277354356876290_8996091991068552124_n_1080.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4846449/original/071327300_1716970316-083A1107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348128/original/056093900_1757768912-Persijap-Fokus-Penuh-Tatap-Laga-Lawan-Arema-FC-1756347109.jpg)




:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)
