Investigasi Keracunan MBG di Jogja: SPPG Diberhentikan, Proses Produksi Diperiksa

1 week ago 5

Rabu, 09 September 2026 – 16:30 WIB

 SPPG Diberhentikan, Proses Produksi Diperiksa - JPNN.com Jogja

Ilustrasi - Satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di Jogja. Foto: Antara

jogja.jpnn.com, YOGYAKARTA - Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai bergerak untuk memeriksa kasus dugaan keracunan yang menimpa puluhan siswa dan guru SD Negeri 1 Sumberagung, Kabupaten Bantul.

Lima puluh siswa dan tiga guru dilaporkan mengalami masalah kesehatan setelah menyantap menu makan bergizi gratis (MBG) pada Jumat (4/9).

Imbas dari insiden itu, operasional unit satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) penyedia makanan resmi dihentikan sementara.

Kepala KPPG Sleman Harsono Budi Waluyo mengatakan menu yang dibagikan hari itu terdiri dari potato wedges, bistik galantin, tempe garit, cah buncis wortel, serta semangka merah.

"Tercatat 53 orang mengalami keluhan kesehatan yang terdiri atas 50 siswa dan tiga guru. Dua orang harus menjalani rawat inap," ujar Harsono, Rabu (9/9).

Sebagai langkah tegas dan antisipatif, KPPG Sleman langsung menghentikan operasional dapur produksi yang bertanggung jawab atas distribusi makanan tersebut, yakni SPPG Bantul Jetis Patalan 2.

Evaluasi mendalam kini tengah dilakukan terhadap seluruh rantai pasok dan proses pengolahan di dapur tersebut.

Pemeriksaan mencakup setiap tahapan produksi, yaitu:

Operasional SPPG Bantul Jetis Patalan 2 diberhentikan sementara karena kasus keracunan MBG yang menimpa puluhan siswa di Bantul.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Jogja di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |