jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid Kanca Surya mengatakan harga referensi yang kuat tidak lahir dari penetapan sepihak, melainkan dari transaksi yang benar-benar mencerminkan interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar.
Di tengah dinamika, aktivitas perdagangan Olein di JFX tetap menunjukkan likuiditas yang terjaga.
Sepanjang periode 28 Juni hingga 25 Juli 2026, volume transaksi olein mencapai 67.564 lot dengan nilai transaksi sekitar Rp6,85 triliun.
Menurut Yazid, aktivitas tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan harga yang semakin aktif melalui mekanisme perdagangan yang transparan.
"Harga referensi dibangun melalui proses price discovery. Ketika transaksi berlangsung secara terbuka, melibatkan banyak pelaku pasar, dan dilakukan secara berkesinambungan, harga yang terbentuk akan semakin mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Dari proses inilah lahir harga referensi yang kredibel," ujar Yazid.
Menurutnya, penguatan price discovery menjadi semakin relevan bagi Indonesia yang memiliki peran penting dalam perdagangan komoditas strategis, termasuk minyak sawit.
Selama ini, pelaku usaha masih banyak mengacu pada benchmark internasional sebagai referensi harga.
Padahal, sebagai produsen utama, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat pembentukan harga di dalam negeri sehingga mampu menghadirkan referensi yang semakin mencerminkan karakteristik pasar nasional.





































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5557734/original/067491600_1776389960-20260416IQ_Timnas_Indonesia_U-17_vs_Malaysia_U-17-01.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160723/original/021199100_1663316838-000_APP2002063030425.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558549/original/058895400_1776424157-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5558668/original/014101500_1776444123-20260417BL_Latihan_Barcelona_Legend_Jelang_Laga_Clash_of_Legends_Vs_DRX_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5916792/original/069199100_1778815278-548845334_18142649845421517_5061483859199162001_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399602/original/022416900_1761981801-Persija_vs_psbs-12.jpg)
.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468954/original/033847700_1768037915-persib.jpg)
