Juli 2026, Transaksi JFX Tembus Rp3.268 triliun

11 hours ago 4

Juli 2026, Transaksi JFX Tembus Rp3.268 triliun

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX) Yazid Kanca Surya. Foto: Source for JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Berjangka Jakarta (JFX), Yazid Kanca Surya mengatakan harga referensi yang kuat tidak lahir dari penetapan sepihak, melainkan dari transaksi yang benar-benar mencerminkan interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar.

Di tengah dinamika, aktivitas perdagangan Olein di JFX tetap menunjukkan likuiditas yang terjaga.

Sepanjang periode 28 Juni hingga 25 Juli 2026, volume transaksi olein mencapai 67.564 lot dengan nilai transaksi sekitar Rp6,85 triliun.

Menurut Yazid, aktivitas tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan harga yang semakin aktif melalui mekanisme perdagangan yang transparan.

"Harga referensi dibangun melalui proses price discovery. Ketika transaksi berlangsung secara terbuka, melibatkan banyak pelaku pasar, dan dilakukan secara berkesinambungan, harga yang terbentuk akan semakin mencerminkan kondisi pasar yang sesungguhnya. Dari proses inilah lahir harga referensi yang kredibel," ujar Yazid.

Menurutnya, penguatan price discovery menjadi semakin relevan bagi Indonesia yang memiliki peran penting dalam perdagangan komoditas strategis, termasuk minyak sawit.

Selama ini, pelaku usaha masih banyak mengacu pada benchmark internasional sebagai referensi harga.

Padahal, sebagai produsen utama, Indonesia memiliki peluang untuk memperkuat pembentukan harga di dalam negeri sehingga mampu menghadirkan referensi yang semakin mencerminkan karakteristik pasar nasional.

Meningkatnya aktivitas perdagangan tersebut menunjukkan mekanisme bursa semakin dimanfaatkan sebagai sarana transaksi sekaligus pembentukan harga yg transparan.

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |